Agak-agak Ini ‘Tepuk Tangan Kode’ dari Harry Kane

Agak-agak Ini ‘Tepuk Tangan Kode’ dari Harry Kane

London

Harry Kane bertepuk tangan mengelilingi Tottenham Hotspur Stadium. Apakah itu kode, jika dirinya bak mengucap salam perpisahan kepada Tottenham Hotspur?

Harry Kane tampil sebagai starter kala Tottenham Hotspur saat menjamu Villa di Tottenham Hotspur stadium, Kamis (20/5/2021) dini hari WIB dalam lanjutan Federasi Inggris.

Tottenham Hotspur unggul duluan pada menit kedelapan lewat Steven Bergwijn. Alih-alih bisa menaikkan gol, tuan rumah malah kebobolan dua gol dalam babak pertama karena pati padam diri Sergio Reguilon serta Ollie Watkins.

Hasil itu bikin Tottenham Hotspur was-was. Sebab, mereka bisa saja gagal lolos ke kompetisi antarklub Eropa musim depan, karena masih tertahan di posisi ketujuh Klasemen Liga Inggris sementara dengan 59 poin.

Selisih tiga poin dengan West Ham United harus bisa dikejar di pekan terakhir, meski lawannya Leicester City yang serupa mengejar finis empat gede. Belum lagi Everton dan Arsenal dengan selisih kepala poin mengincar posisi Spurs.

Selepas laga tersebut, Harry Kane mengurung stadion. Kane bertepuk lengah kepada fans yang hadir, termasuk ke tribun dengan kosong.

LONDON, ENGLAND - MAY 19: Harry Kane of Tottenham Hotspur applauds fans following the Premier League match between Tottenham Hotspur and Aston Villa at Tottenham Hotspur Stadium on May 19, 2021 in London, England. A limited number of fans will be allowed into Premier League stadiums as Coronavirus restrictions begin to ease in the UK. (Photo by Daniel Leal-Olivas - Pool/Getty Images) Harry Kane bertepuk tangan mengelilingi stadion, tercatat ke tribun yang angin (Getty Images/Pool)

Dilansir detikSport dibanding media-media Inggris, hal tersebut seperti menjadi sebuah kode. Kode perpisahan Harry Kane dengan Tottenham Hotspur.

Tak ayal, Kane diketahui sudah gerah. Kane mau pindah klub, perlu bisa meraih trofi.

Harry Kane sudah memperkuat Tottenham Hotspur sejak tahun 2013. Dirinya mengoleksi 220 gol dari 335 laga di seluruh persaingan.

Kane selalu pernah meraih gelar sempurna skor Premier League besar kali. Namun apa daya, belum ada trofi yang pernah diraihnya dan cuma puas merasakan runner up di liga atau pada Liga Champions.

Maka apakah tepuk lengah Harry Kane tersebut, betul-betul jadi kode ucapan perpisahan?

(aff/cas)