Barang apa Joan Mir Perlu Menang Race agar Layak Jadi Kampiun MotoGP 2020?

Barang apa Joan Mir Perlu Menang Race agar Layak Jadi Kampiun MotoGP 2020?

Barang apa Joan Mir Perlu Menang Race agar Layak Jadi Kampiun MotoGP 2020?

Jakarta

Joan Mir belum pernah menang satu pun race di MotoGP 2020 meski kini memimpin klasemen pebalap. Namun rider Suzuki Ecstar itu diyakini tak perlu lulus untuk menyegel gelar juara dunia.

MotoGP 2020 telah berjalan 11 seri, dan Mir belum pernah finis paling aliran. Meski begitu, ia sudah enam kali naik podium, dengan rincian tiga kali jadi runner-up serta tiga kali di urutan ketiga, dan kini mengumpulkan 137 pokok.

Sementara pesaing terdekatnya, Fabio Quartararo, sudah tiga kala menang. Namun hanya tiga kali itu pula rider Yamaha pokok Prancis itu naik podium. Sisanya, Quartararo selalu tercecer dan alhasil baru meraih 123 poin.

Dengan menyisakan tiga seri, Mir pun ditantang untuk bisa mengambil setidaknya satu kemenangan. Namun rider Ducati yang juga salah mulia penantang gelar juara, Andrea Dovizioso, menyebut konsistensi Mir naik tribune sudah cukup mengantarkannya jadi jago MotoGP 2020.

“Tidak, saya pikir tidak perlu, ” kata Dovizioso, saat ditanya apakah Mir perlu meraih kemenangan dalam musim ini, seperti dikutip Autosport .

“Rasanya itu tak penting saat ini, apalagi di kejuaraan sesuai sekarang ini. Musim ini saja sudah berjalan aneh karena penuh hal, dan pada akhirnya dengan paling utama adalah koleksi pokok. ”

Third place Spain's rider Joan Mir of the Team SUZUKI ECSTAR celebrates on the podium after the Motorcycle Grand Prix of Teruel in Alcaniz, Spain, Sunday, Oct. 25, 2020. (AP Photo/Jose Breton) Mir berpeluang mengunci gelar juara di MotoGP Valencia pada 15 November mendatang. Foto: AP/Jose Breton

“Itu selalu. Semua orang ingin menang (balapan), tapi bukan itu poin utamanya. Jadi saya pikir, dia tak perlu meraih kemenangan, ” nyata pria asal Italia itu.

Hal senada diucapkan pebalap Pramac Racing Jack Miller. Rider asal Australia itu menyebut Mir bisa menjadi Emilio Alzamora berikutnya.

Emilio Alzamora ialah juara dunia kelas 125 cc tahun 1999 yang menjadi jago dunia tanpa pernah menang. Biar begitu, Alzamora konsisten naik podium tiga besar sebanyak 10 kali dari 16 seri.

ASSEN, NETHERLANDS - JULY 01: Carlo Fiorani of Italy and HRC Communications Director (L) speaks Emilio Alzamora of Spain and Repsol Honda Team during the press conference at the end of the MotoGp race during the MotoGP Netherlands - Race on July 1, 2018 in Assen, Netherlands. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Alzamora (kanan) pada tahun 2018. Ia pernah menjadi juara dunia kelas 125 cc 1999 tanpa meraih kemenangan. Memotret: Getty Images/Mirco Lazzari gp

“Musim ini mungkin kita akan melihat apa dengan pernah dialami Emilio Alzamora bila kondisinya terus begini. Saya tak yakin Mir mau mengambil risiko harus memenangi balapan saat itu, ” kata Miller.

“Ya, dia memang kurang bermaslahat. Saya melihatnya ditabrak (Iker) Lecuona di Brno (MotoGP Ceko), serta jika kamu bisa menjadi jago tanpa meraih kemenangan… Dia harusnya menang di Austria, kalau selalu saat itu tak ada red flag. ”

“Saya pikir dia salah satu dengan tercepat saat ini, dan dengan paling konsisten. Dia dan Suzuki paling konsisten musim ini, ” kata rider asal Australia itu.

Seri terdekat, yaitu MotoGP Eropa, akan digelar Minggu (8/11) di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, dan bisa disaksikan dalam detikSport dan Trans 7.

Menurut detikers, apa Joan Mir tetap layak jadi kampiun berkat konsistensi sehingga tak perlu memenangi satu race pun semacam kata Dovi? Atau kemenangan justru wajib diraih dalam salah satu race sisa MotoGP 2020 agar Mir bisa jadi kampiun MotoGP 2020 yang selayaknya?

(adp/pur)