Juventus: No Cristiano Ronaldo, No Cry

Juventus: No Cristiano Ronaldo, No Cry

Turin kepala

Cristiano Ronaldo diistirahatkan dan cuma berlaku 20 menit di laga Juventus vs Lazio. Tapi, Juventus sudah bisa comeback gemilang duluan.

Lanjutan Liga Italia, Juventus vs Lazio tersaji di Juventus Stadium, Turin pada Minggu (7/3) dini hari WIB. Lazio tampil mengherankan dengan terus menekan lantaran awal babak pertama dan mampu bikin gol duluan lewat Joaquin Correa di menit ke-14. Juventus tidak menyerah, bisa membalikkan posisi lewat golnya Adrien Rabbiot di menit ke-39 dan brace Alvaro Morata (57′, 60′).

Cristiano Ronaldo diistirahatkan pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Ronaldo gres main di menit ke-69 menggantikan Alvaro Morata.

Ronaldo pula tidak bisa berbuat banyak. Dia juga tidak melepas tembakan sama sekali.

Cristiano Ronaldo menggantikan Alvaro Morata Foto: (Getty Images/Valerio Pennicino)

Tak ayal, CR7 diistirahatkan demi fit staminanya untuk laga leg ke-2 babak 16 besar Gabungan Champions kontra Porto di Rabu (10/3) dini keadaan WIB mendatang. Juventus harus mengejar agregat 1-2, berarti minimal menang 1-0 demi lolos ke babak selanjutnya.

“Penampilan dengan bagus, meski kami hadir telat di 20 menit awal. Memang, kami mengistirahatkan beberapa pemain untuk langgar Liga Champions nanti, ” kata Pirlo seperti dilansir DAZN.

Andrea Pirlo memuji para pemainnya. Terutama sang man of the match , Alvaro Morata.

“Kami tidak membawa Morata bersama kami belakangan ini karena masalah fisik dan lainnya. Dia mempunyai karakteristik yang berbeda dengan semua penyerang lain dalam skuad dan kami tak sabar untuk melihatnya dengan kemampuan 100 persennya, ” terang Pirlo.

Pirlo juga tidak mengacaukan Dejan Kulusevski. Tak rambang, Kulusevski membuat kesalahan secara salah memberi operan & mudah dipotong oleh Joaquin Correa yang berujung gawang Si Nyonya Tua kebobolan.

“Wajar masa datang ke Juventus di dalam usia 20 tahun & ada lebih banyak tekanan, seperti setiap operan tampaknya penting. Tapi, dia tetap membuktikan mental juaranya, ” tutur Pirlo.

“Secara keseluruhan, saya suka dengan reaksi tim itu. Mari istirahat sejenak dan kemudian menatap Liga Champions, ” tutupnya.

(aff/bay)