Rancangan MotoGP 2020 Sisa Musim, Seberapa Sengit Persaingannya?

Rancangan MotoGP 2020 Sisa Musim, Seberapa Sengit Persaingannya?

Rancangan MotoGP 2020 Sisa Musim, Seberapa Sengit Persaingannya?

Jakarta

Merujuk pada jadwal MotoGP 2020, letak tiga seri yang tersisa di bulan November. Persaingan di papan klasemen MotoGP pun masih tegang.

Bulan November mau menjadi klimaks dari MotoGP 2020 dengan hadirnya tiga seri balapan pamungkas pada musim ini, dengan dua di antaranya digelar dalam sirkuit yang sama.

Yang pertama adalah MotoGP Eropa 2020 di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, pada 8 November mendatang. Race berikutnya hadir di gelanggang yang sama sepekan kemudian, secara tajuk MotoGP Valencia 2020.

MotoGP 2020 kemudian akan mementaskan balapan terakhirnya pada 22 November. Ada MotoGP Portugal 2020 dalam Autodromo Internacional do Algarve, Portimao.

Di atas kertas, masih ada maksimal 75 pokok yang bisa ditambahkan masing-masing rider dari seri-seri balapan tersebut bila mampu meraih kemenangan di tiga seri terakhir. Tapi jalannya MotoGP 2020 sejauh ini sudah bikin persaingan sukar diprediksi.

Bukan apa-apa, sudah ada delapan rider berbeda yang meraih hasil dari 11 seri sejauh itu. Tak kurang dari 15 rider berbeda telah naik podium di MotoGP 2020. Bahkan enam luhur di klasemen MotoGP 2020 tatkala ini cuma terpaut 32 pokok saja.

Joan Mir (Suzuki Ecstar) sementara berada dalam puncak klasemen dengan 137 pokok. Ia belum pernah meraih satu kemenangan pun, tapi di bagian lain ia mampu enam kala naik podium.

Pada posisi kedua ada Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dengan 123 poin, antara lain berkat 3 kemenangan. Di sisi lain, Quartararo tak pernah naik podium selain ketika meraih tiga kemenangannya tersebut.

Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) berada pada posisi ketiga dengan 118 poin. Ia sudah tiga kali terbang podium dengan rincian dua kali finis posisi kedua dan utama kemenangan.

Petronas Yamaha SRT menghadirkan satu ridernya teristimewa, Franco Morbidelli, dalam persaingan. Ia menempati posisi keempat dengan 112 poin, antara lain berkat perut kemenangan dan satu kali sudah kedua.

Lalu berikutnya ada rider Ducati, Andrea Dovizioso, yang punya 109 poin. Walaupun cuma terpaut 28 poin sejak puncak klasemen, peraih dua tribune MotoGP 2020 (sekali menang serta sekali finis ketiga) ini telah pesimistis bisa jadi kampiun.

Alex Rins, rekan setim Joan Mir, menjadi rider terakhir yang poinnya di MotoGP 2020 sudah menembus kisaran 100 angka. Ia berada di posisi keenam dengan 105 poin, alias hanya terpaut 32 angka dari teman satu timnya di puncak klasemen.

Persaingan MotoGP 2020 memang sudah mengerucut ke sebesar nama. Tapi kuatnya nuansa kejutan dan drama yang hadir musim ini membuat klimaks persaingan masih tetap menghadirkan tanda tanya. Sesuai yang sudah terjadi di race-race musim ini, siapa tahu bahkan ada manuver-manuver jelang finis!

Lihat klasemen MotoGP selengkapnya di sini .

(krs/krs)